…warna-warni Dayak…

warna-warni Dayak

Terus terang saya ga tau makna lukisan yang saya temukan di dinding bawah Rumah Adat Dayak Betang di Pontianak ini. Rumah yang tak berpenghuni pun tak terawat. Hanya dijaga oleh seorang bapak tua. Sayangnya tak bisa ditanyai karena dia ngumpet dibalik bangunan. Muncul untuk menegur saya ketika momotret lukisan ini. Lalu menghilang dalam sekejab. Saya tertarik memotretnya karena lukisan ini khas suku Dayak. Warnanya juga sungguh menarik. Mungkin kalo nanti ada yang ke Pontianak, bisa cari tau artinya? 🙂

NB: tulisan ini sekaligus saya sertakan dalam Turnamen Foto Perjalanan Ronde 11 yang dihosting oleh noni berkedok nyonya belanja 🙂

…di garis Khatulistiwa…

Alhamdulillah tanggal 25-27 Oktober 2011 dapet tugas kantor ke Pontianak. Meski pernah tinggal di Pontianak tahun 1993-1994 dan pernah keliling Pontianak dalam sehari di tahun 2007, kesempatan (pergi gratis) ini tetap disambut dengan suka cita *lebay*

Tugas utama ke Pontianak adalah urusan pekerjaan yang selesai dalam waktu 2 jam saja 🙂 Otomatis gue (dan bu Wati) punya waktu lebih untuk jalan-jalan menikmati Kota Khatulistiwa ini.

Jadi kemana aja kami?

selamat datang di Bumi Khatulistiwa

Selamat datang di Bumi Khatulistiwa!
Kenapa Bumi Khatulistiwa?
Karena letak kota Pontianak berada pada 0°0′N 109°20′E alias tepat pada garis Khatulistiwa. Panasnya jangan ditanya!:)

aneka kain batik Kalimantan

pajangan yg menjadi simbol kota ini

pajangan rumah adat Dayak

belanja cemilan khas Pontianak

cemilan enyak

 2 malam berturut-turut gue dan mami menyambangi Jl. Pattimura, dimana terdapat sebarisan toko yang menjual souvenir khas Pontianak. Ada kain batik dengan motif khas Dayak, ada pajangan berupa Tugu Khatulistiwa-Rumah Adat Dayak-kaos-baju batik-berbagai kerajinan tangan berbahan mote2 (gue beli kalungnya)-mandau-tameng-dll, dan tentunya makanan.

Makanan khas Pontianak yang bisa dijadiin oleh-oleh ada stik talas, dodol duren, ikan asin, berbagai variasi makanan dan minuman dengan bahan dasar aloe vera, milo dan teh tarik produk Malaysia, dan ada satu cemilan yang gue ga tau apa namanya dengan bahan dasar ikan. Tuh yg ada di foto terakhir tuh.. Nah, kalo makanan khas belinya di toko Happy di jalan samping Kaisar.